you're reading...
Puisi

Puisi dalam Kupu

aku puisi dalam kupu-kupu
setelah kusisakan metamorfosaku dulu
menjadi daun-daun kering
yang jatuh dalam tanah tawar,
lalu kubiarkan dia membusuk bersama jejak
dan klise buram

aku puisi dalam kupu-kupu
yang terbang membawa senyum
menguntai warna…
melepas kelahiran…
mencipta harapan…
dan kemudian mati dalam cahaya

dan aku masih puisi dalam kupu-kupu
saat menggenggam surga diakhir putusku

Surabaya, 24/7/08

*untuk seorang teman.

Advertisements

About Aferu Fajar

Kawan, terima kasih telah mampir dan membaca tulisan-tulisan di blog saya. Salam kenal dari saya. Terima kasih...

Discussion

2 thoughts on “Puisi dalam Kupu

  1. Bahkan,
    Ia sudah terbang
    Sayapnya indah dan kuat
    Ia juga tersenyum..
    Tak lagi takut
    Tak lagi ragu
    Tapi Berani!

    Bagaimana dengan Matahari? =)

    Posted by jiwajingga | July 29, 2008, 10:11 am
  2. Yang komen sekarang sudah jadi isteriku…

    Posted by veroetoejoeh | September 29, 2010, 4:18 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Follow on Twitter

Advertisements
%d bloggers like this: