archives

Puisi

This category contains 4 posts

Puisi dalam Kupu

aku puisi dalam kupu-kupu
setelah kusisakan metamorfosaku dulu
menjadi daun-daun kering
yang jatuh dalam tanah tawar,
lalu kubiarkan dia membusuk bersama jejak
dan klise buram

aku puisi dalam kupu-kupu
yang terbang membawa senyum
menguntai warna…
melepas kelahiran…
mencipta harapan…
dan kemudian mati dalam cahaya

dan aku masih puisi dalam kupu-kupu
saat menggenggam surga diakhir putusku

Surabaya, 24/7/08

*untuk seorang teman.

Advertisements

Cerita Untuk Ibu

Bu, aku ingin bercerita

Tapi sebelumnya aku mohon maaf

Karena sebab ini ku lupakan skripsiku

Kutinggalkan meja belajarku

Juga buku-buku diktat dan catatan-catatan kuliahku

Continue reading

Aku jatuh hati

Jangan katakan aku jatuh hati padanya

Tapi aku memang jatuh hati

Pada dia wanita penjual roti

Yang tiap pagi selalu berkata

“Hai hari, aku akan mengalahkanmu

Sekarang, esok atau nanti!!!”

Mencari Mentari

Duh, matahari…

Kutunggu sinarmu memancar

Dimanakah kau pagi hari ini?

Tidakkah kau tau?

Kupunya cucian banyak sekali.

 

 

 


*kala berita, isinya selalu derita

Follow on Twitter

%d bloggers like this: